Rahasia kotor
Sebagian besar masalah fisika tidak sulit. Mereka hanya terlihat sulit karena muncul sebagai tembok teks dan otakmu tidak tahu harus mulai dari mana. Insinyur profesional tidak menyelesaikan masalah dengan menjadi lebih pintar darimu. Mereka menyelesaikannya dengan mengikuti rutinitas. Rutinitas yang sama setiap kali. Rutinitas itulah yang dibahas di halaman ini. Jika kamu tidak mencuri apa pun dari panduan ini, curi metode ini.Rutinitas 6 langkah
Baca soal dua kali. Pelan-pelan.
Bacaan pertama: dapatkan gambaran tentang apa yang terjadi.Bacaan kedua: bayangkan situasinya di kepalamu. Jika kamu tidak bisa, soal itu belum siap untuk diselesaikan — terus baca sampai kamu bisa melihatnya.
Gambarlah
Kotak untuk objek. Panah untuk gaya. Label untuk jarak dan kelajuan. Ini tidak bisa ditawar. Bahkan gambar buruk lebih baik daripada tidak ada gambar sama sekali.Insinyur menggambar bahkan ketika tidak perlu, karena di gambar itulah sebagian besar kesalahan tertangkap.
Daftarkan apa yang kamu tahu dan apa yang kamu inginkan
Dua kolom:
Langkah ini ajaib. Setengah waktu, hanya dengan menulis daftar ini membuat jawabannya jelas.
| Diketahui | Diinginkan |
|---|---|
| massa = 2 kg | kecepatan akhir = ? |
| v awal = 0 | |
| gaya = 5 N | |
| waktu = 3 s |
Pilih resep (persamaan) yang menghubungkannya
Lihat lembar contekan persamaan untuk bab ini. Cari yang sisi kirinya adalah yang kamu inginkan dan sisi kanannya hanya menggunakan apa yang kamu ketahui.Jika tidak ada satu persamaan pun yang berhasil, kamu akan membutuhkan dua — satu untuk menemukan nilai antara, satu untuk menyelesaikan pekerjaannya.
Masukkan angka. Pertahankan satuan.
Selalu bawa satuan sepanjang perhitungan. Jika satuan akhir tidak sesuai dengan yang kamu harapkan (misalnya, kamu menginginkan meter tetapi mendapat detik), kamu telah melakukan kesalahan. Satuan menangkap kesalahan lebih baik daripada teknik lainnya.
Pemeriksaan kewarasan
Lihat jawabannya dan tanyakan: “Apakah ini masuk akal di dunia nyata?”Mobil seharusnya tidak berakselerasi pada 5.000 m/s². Seseorang seharusnya tidak memiliki berat 3 N. Jika angkanya absurd, kamu salah menempatkan desimal atau menggunakan persamaan yang salah. Tangkap sekarang, bukan saat ujian.
Pohon keputusan: pendekatan mana yang digunakan?
Ketika kamu tidak tahu apakah harus menyerang masalah dengan gaya, energi, atau momentum:Apakah melibatkan tumbukan atau ledakan?
Apakah melibatkan tumbukan atau ledakan?
Gunakan kekekalan momentum. Bandingkan sebelum vs. sesudah. Abaikan bagian tengah yang berantakan.
Apakah melibatkan ketinggian, kelajuan, pegas, atau 'seberapa cepat di bawah?'
Apakah melibatkan ketinggian, kelajuan, pegas, atau 'seberapa cepat di bawah?'
Gunakan kekekalan energi. Jumlahkan KE dan PE di awal, setarakan dengan KE dan PE di akhir. Selesai.
Apakah meminta percepatan atau gerak terperinci pada momen tertentu?
Apakah meminta percepatan atau gerak terperinci pada momen tertentu?
Gunakan hukum kedua Newton (). Gambar diagram bebas-benda, jumlahkan gaya-gaya, bagi dengan massa.
Apakah objek hanya diam atau bergerak dengan kelajuan konstan?
Apakah objek hanya diam atau bergerak dengan kelajuan konstan?
Gunakan kesetimbangan: gaya total = 0. Semua gaya harus saling meniadakan.
Kesalahan umum (dan cara menghindarinya)
Lembar contekan: persamaan yang harus kamu kuasai
| Topik | Persamaan | Bahasa Sederhana |
|---|---|---|
| Gerak | Kelajuan baru = kelajuan lama + percepatan×waktu | |
| Gerak | Jarak yang ditempuh saat berakselerasi | |
| Gerak | Kelajuan setelah jarak, tanpa waktu | |
| Gaya | Dorongan sama dengan benda-kali-percepatan | |
| Berat | Berat = massa × gravitasi | |
| Energi | Energi gerak | |
| Energi | Energi yang disimpan oleh ketinggian | |
| Usaha | Gaya kali jarak | |
| Daya | Energi per detik | |
| Momentum | Tenaga | |
| Tekanan | Gaya per luas | |
| Hukum Ohm | Tegangan = arus × hambatan | |
| Daya listrik | Daya = tegangan × arus | |
| Gelombang | Kelajuan = frekuensi × panjang gelombang |
Saran terakhir dari seorang insinyur
Fisika tidak menghargai kecepatan. Ia menghargai memperlambat. Ketika sebuah masalah terasa berlebihan, kamu telah melewatkan suatu langkah. Kembali. Baca ulang. Gambar ulang. Daftar ulang. Jawaban selalu datang setelah gambar di kepalamu jelas. Dan ingat satu-satunya hal yang benar-benar penting:Alam semesta mengikuti aturan. Setelah kamu mengetahui aturannya, kamu dapat memprediksi masa depan.Itulah gunanya fisika. Selamat datang di klub.
Kembali ke: Selamat Datang
Tinjau kembali daftar isi.