Apa itu gaya?
Gaya adalah dorongan atau tarikan. Cuma itu. Itulah seluruh definisinya.- Mendorong troli belanja → gaya.
- Bumi menarikmu ke bawah → gaya (kita menyebutnya gravitasi).
- Magnet menangkap penjepit kertas → gaya.
- Lantai menahanmu → gaya (ya, lantai secara aktif mendorongmu ke atas).
Tiga hukum Newton, dalam bahasa sehari-hari
Newton menulis tiga kalimat yang pada dasarnya menjelaskan seluruh gerak mekanik. Inilah ketiganya, diterjemahkan.Hukum 1 — Hukum Pemalas
Sebuah benda akan terus melakukan apa yang sedang dilakukannya kecuali ada gaya yang mengubahnya.Kalau diam, ia tetap diam. Kalau bergerak, ia terus bergerak dalam garis lurus dengan kelajuan tetap. Selamanya. “Tapi tunggu, segala sesuatu selalu berhenti sendiri.” Tidak, tidak begitu. Bola yang menggelinding di rumput berhenti karena gesekan (gaya dari rumput) dan hambatan udara (gaya dari udara). Hilangkan keduanya — bayangkan bola di permukaan tanpa gesekan dalam ruang hampa — dan ia akan menggelinding selamanya.
Hukum ini juga disebut inersia. Inersia hanyalah kemalasan alam semesta: benda tidak mengubah geraknya kecuali ada sesuatu yang memaksanya.
Hukum 2 — Hukum Matematika
Gaya = massa × percepatan.Persamaan kecil ini melakukan banyak pekerjaan. Mari baca apa yang sebenarnya dikatakannya.
- Gaya lebih besar → percepatan lebih besar. Dorong troli lebih kuat, ia bertambah cepat lebih cepat. Jelas.
- Massa lebih besar → percepatan lebih kecil untuk gaya yang sama. Dorong mobil sekuat kamu mendorong troli belanja — mobil itu hampir tidak bergeming. Juga jelas, begitu kamu melihatnya.
Coba di kepalamu
Kamu mendorong buku 1 kg dengan gaya 2 N. Seberapa cepat ia bertambah laju? Setiap sekon, ia bertambah 2 m/s. Rapi. Sekarang dorong ransel 10 kg dengan 2 N yang sama. Sepuluh kali massa → sepersepuluh percepatan. Persamaan sesuai dengan firasatmu.Hukum 3 — Hukum Dorongan Balik
Untuk setiap aksi, ada reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.Kapan pun kamu mendorong sesuatu, ia mendorong balik padamu dengan gaya yang sama persis. Ini terdengar lebih aneh daripada sebenarnya. Contoh:
- Kamu mendorong tanah ke bawah dengan kakimu → tanah mendorongmu ke atas. Itulah cara kamu berjalan.
- Roket mendorong gas panas ke bawah → gas mendorong roket ke atas. Itulah cara roket terbang.
- Kamu bersandar di dinding → dinding mendorongmu balik dengan gaya yang sama. Kalau tidak, kamu akan jatuh menembusnya.
Gaya-gaya yang akan kamu temui berulang kali
Gravitasi
Gravitasi
Bumi menarik segala sesuatu ke pusatnya. Di permukaan Bumi, ia mempercepat apa pun sekitar 9,8 m/s² (kita menyebutnya ). Benda 1 kg merasakan gaya ke bawah sekitar 9,8 N. Itulah beratnya.
Gaya normal
Gaya normal
Dorongan balik yang diberikan permukaan ketika sesuatu bertumpu di atasnya. Duduk di kursi → kursi mendorongmu ke atas dengan gaya yang persis cukup untuk menahanmu. Itu Hukum 3 Newton beraksi.
Gesekan
Gesekan
Gaya yang menahan pergeseran antara dua permukaan. Tanpanya, kamu tidak bisa berjalan, menyetir, atau memegang pensil. Dengan terlalu banyak gesekan, tidak ada yang bisa bergerak. Insinyur menghabiskan separuh hidup mereka mengelola gesekan.
Tegangan
Tegangan
Tarikan sepanjang tali, kabel, atau benang. Kalau kamu menggantungkan beban dari tali, tali itu mengalami tegangan. Seluruh tali menarik sama besar di sepanjangnya — itulah kenapa satu mata rantai yang lemah memutus seluruh rantai.
Gaya terapan
Gaya terapan
Apa pun yang kamu (atau motor, atau pegas) dorong atau tarik secara langsung. Gaya “masukan” dalam kebanyakan soal.
Cara menyelesaikan soal gaya apa pun (metode insinyur)
Gambar setiap gaya yang bekerja padanya sebagai anak panah
Panjang panah = seberapa besar gayanya. Arah panah = ke arah mana ia mendorong. Ini disebut diagram benda bebas, dan ini adalah alat paling berguna dalam mekanika.
Jumlahkan gaya-gaya di setiap arah
Gaya yang berlawanan arah saling menghapus. Yang tersisa adalah gaya total (resultan).
Selanjutnya: Energi dan Usaha
Cara lain memikirkan gaya — sering kali lebih mudah, selalu elegan.